•  

Resensi

Knock Three Times



knock...knock...knock...!
Sssst! Jangan bersuara atau kau akan merusak segalanya!

Entah kenapa sudah kebiasaan manusia banyak hal di disebut atau dilakukan tiga kali. Bunyi telpon adalah Kring..kring..kring..., tanda tertawa di SMS adalah He...he..he. Suara bunyi letusan senjata Dor...dor...dor.... Mengetuk pintu juga tiga kali Knock....knock...knock. Bahkan film anaka-anak yang sedang naik daun pun terkenal dengan ucapan Betul...betul...betul..., tiga kali juga khan? Namun justru ketukan sebanyak tiga pada sebuah pohon tua membawa Molly dan Jack, sepasang saudara kembar berada dalam petualangan yang mencekam.

Saat berulang tahun, setiap anak pasti memiliki angan-angan mendapatkan hadiah ulang tahun sesuatu yang sangat diidam-idamkankan. Begitu juga dengan Molly dan Jack, yang sangat mengharapkan hadiah spesial dari Bibi Phoebe di hari ulang tahun mereka.

Jack menginginkan sekotak cat air. Sedangkan Molly menginginkan gelang perak yang telah lama diidam-idamkannya. Saat membuka hadiah ulang tahun Jack mendapatkan apa yang diinginkannya, sekotak cat ait. Namun Molly malah terdiam saat membuka hadiahnya. Alih-alih mendapatkan gelang perak ia malah mendapatkan sebuah bantalan jarum kecil berbentuk labu berwarna abu-abu.

Namun malam hari terjadi sebuah keajaiban! Bantalan jarum tersebut bergoyang ke arah kanan dan kiri, dan tumbuh tiga kali lebih besar dari ukuran semula. Setiap saat ukuran bertambah. Labu itu lalu berguling hingga didepan sebuah pohon raksaksa tua dan diterangi cahaya bulan. Labu itu menabrak pohon sebanyak tiga kali dengan cara menabrak maju mundur. Mendadak sebuah pintu muncul, lalu labu itu segera masuk ke dalamnya.

Molly dan Jack yang mengikutinya menemukan mereka berada di Dunia Mungkin, dan tempat tinggal mereka selama ini disebut sebagai Dunia Mustahil. Dinamakan demikian karena beratus-ratus tahun lalu setiap orang mungkin bahagia, hingga sebuah kekuatan jahat mengubahnya menjadi mustahil bahagia. Dan labu kelabu itulah penyebabnya!

Hanya selembar Daun Hitam yang bisa menghentikan sepak terjang sang labu. Molly dan Jack harus bekerja keras mencari Daun Hitam. Dibantu dengan warga Dunia Mungkin sambil berupaya menghadapi mata-mata sang labu, Molly dan Jack berjuang menemukan keberadaan Daum Hitam. Salah langkah, semua bisa celaka! Apalagi sudah diramalkan, hanya satu diantara mereka berdua yang selamat.!

Selain cerita yang mendebarkan, buku ini memberikan pesan moral yang tidak sedikit. Misalnya kita harus selalu berhati-hati terhadap orang yang belum kita kenal. Tidak selalu kebaikan itu dilandasi dengan niat tulus, lihat saja bagaimana keduanya justru tertipu akan kebaikan hati salah seorang mata-mata sang labu. Cinta kasih sesama justru menjadi kekuatan dalam menghadapi segala rintangan.

Detail Buku
Knock Three Times
Pengarang : Marion St. John Webb
Penerjemah : Muthia Dharma
Penyunting : Jia Effendie
Penyelaras : Ida Wajdi
Ketebalan : 254
Penerbit : Atria

Kantor dan Redaksi



Jln. Rambutan VIII No.4

Komplek Mahkamah Agung R.I

Pejaten Barat, Pasar Minggu

akarta Selatan, Indonesia

Telp (021) 27534040 (hunting)

Fax (021) 27534400

Showroom dan Toko Buku



Jln. Pertanian III No 58

Pasar Minggu

Jakarta Selatan

Phone. (021) 7824013

Follow Us On